Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2025

Pemanfaatan Soda Kue untuk Pembuatan Bata Tanpa Air

  Pemanfaatan Soda Kue untuk Pembuatan Bata Tanpa Air Pendahuluan      Kebutuhan penghematan air di manufaktur bahan bangunan makin mendesak, apalagi di daerah rawan kekeringan. Salah satu jalur inovatif adalah memproduksi bata dengan proses minim–hingga nyaris tanpa air melalui aktivasi alkali kering (one-part AAM) dan/atau curing CO₂ . Dalam skema ini, soda kue (NaHCO₃) berperan sebagai (1) in-situ sumber karbonat (melepas CO₂ saat terdekomposisi/terlarut), dan (2) aditif alkali ringan yang mempercepat pembentukan fase pengikat kalsium/magnesium karbonat atau mempercepat reaksi awal sistem berbasis semen/abu terbang/slag. Bukti laboratorium menunjukkan NaHCO₃ mampu mempercepat karbonasi awal dan “mengunci” sebagian CO₂ ke dalam matriks semen tanpa menurunkan integritas struktur. PMC cee.mit.edu Prinsip Material & Mekanisme Ikat Ada dua jalur kunci yang bisa dikombinasikan: Karbonasi terkendali (CO₂-curing) dengan pembawa NaHCO₃ NaHCO₃ di dalam camp...

Pemanfaatan Rumput Liar sebagai Bahan Baku Kertas

  Pemanfaatan Rumput Liar sebagai Bahan Baku Kertas Pendahuluan      Kertas pada umumnya diproduksi dari kayu, namun ketersediaan sumber daya hutan semakin terbatas. Oleh karena itu, rumput liar menjadi alternatif bahan baku yang berpotensi—ringan, cepat tumbuh, dan tersedia luas di berbagai wilayah. Potensi dan Keunggulan Rumput Liar      Rumput liar secara ekologis bermanfaat dalam mencegah erosi melalui sistem perakarannya yang kuat serta berperan penting dalam serapan karbon, mencapai sekitar 2 ton CO₂ per hektar per tahun Manfaat dan kesehatan . Selain itu, beberapa spesies rumput liar seperti Typha telah digunakan secara tradisional sebagai bahan baku pulp, memberikan tekstur berat dan daya tahan, meskipun sulit diputihkan secara industri Wikipedia . Studi Eksperimental: Rumput Gajah (Pennisetum purpureum)      Penelitian di Universitas Brawijaya menunjukkan bahwa rumput gajah memiliki kandungan serat kasar tinggi (40,85 %) ...

Mengganti Bata Konvensional dengan Inovasi Cerdas Smart Brick: Bata Berbasis Limbah Organik dengan Sensor Suhu Terintegrasi

Mengganti Bata Konvensional dengan Inovasi Cerdas Smart Brick: Bata Berbasis Limbah Organik dengan Sensor Suhu Terintegrasi Pendahuluan             Masalah kelebaban dinding dan kasus tembok berjamur masih menjadi masalah hingga sekarang, termasuk di wilayah Jepara yang memiliki kelembapan udara yang relatif tinggi, sekitar 65% ke atas, yang merupakan angka kelembapan cukup tinggi. Dinding yang lembab tak hanya merusak estetika dan struktur, namun juga menyebabkan lingkungan yang kurang sehat, seperti beberapa penyakit yang disebabkan oleh jamur. Dan AC (Air Conditioner) biasanya dijadikan sebagai alternatif, namun penggunaannya justru menambah masalah baru, yaitu peningkatan emisi gas CFC (Chlorofluorocarbon) yang dapat merusak lapisan ozon, sehingga batu bata konvensional masih tidak efisien untuk menangani masalah tersebut. Melihat masalah tersebut, munculah ide untuk inovasi Smart Brick dengan teknologi IoT. Batu bata ra...